KARANGANYAR — Komandan Kodim 0727/Karanganyar Letkol Kav Dhanang Prasetyo Kurniawan, S.H., M.Tr., Opsla., bersama dengan Forkopimca Kecamatan Kerjo menghadiri Ground breaking (peletakan batu pertama) pembangunan jembatan Garuda Tahap III dan IV Kodam IV/Diponegoro di wilayah Kodim 0727/Karanganyar bertempat di Jembatan Kasian Desa Kuto Kecamatan Kerjo, Selasa (31/03/2026).
Jembatan Garuda adalah program pembangunan infrastruktur masif oleh TNI AD (Kodam IV/Diponegoro, Kodam V/Brawijaya, dll) pada Maret 2026, yang fokus membangun puluhan jembatan gantung dan beton perintis di pelosok Jawa Tengah, Jatim, dan daerah lain. Program ini diinisiasi Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan konektivitas, akses pendidikan, kesehatan, dan ekonomi desa terisolir.
Tujuannya adalah untuk membuka akses wilayah terisolir, memperpendek jarak tempuh, dan mendukung mobilitas warga, terutama petani dan anak sekolah. Pembangunan dilakukan serentak di berbagai daerah.
Pembangunan ditargetkan selesai cepat, sekitar 20 hingga 25 hari untuk jembatan perintis, wujud sinergi TNI dengan pemerintah daerah.
"Manfaat lainnya adalah kecepatan dan efisiensi distribusi hasil pertanian dari masyarakat dusun Kasian dan sekitarnya, sehingga diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ungkap Dandim Letkol Dhanang.
Sinergitas kewilayahan juga disebut Dandim, menjadi bukti kehadiran negara dan TNI dalam pembangunan fisik yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat desa.
Acara ditutup dengan doa bersama yang dihadiri oleh tokoh agama, tokoh masyarakat, serta perangkat desa setempat. Dengan dimulainya pembangunan ini, warga dusun Kasihan dan dusun Pencol desa Kerjo kini menatap masa depan mobilitas yang lebih aman dan produktif.
"Semoga pembangunan Jembatan Garuda yang digagas Presiden Prabowo Subianto ini dapat meningkatkan konektivitas antar wilayah, dan dapat bisa selesai tepat waktu," pungkas Dandim.(Pen27)